DESENTRALISASI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN PROFESIONALITAS GURU

Oleh : Mutmainah

Abstrak

Memasuki abad ke- 21 yang dikenal dengan sebutan abad informasi ini dituntut keprofesionalan para penyelenggara pendidikan. Hal ini disebabkan para penyelenggara pendidikan dituntut untuk lebih memfokuskan kegiatannya pada tantangan masyarakat industri dan masyarakat umum, yaitu mampu menyiapkan dan menyediakan tenaga-tenaga yang siap latih, terampil, dan berkualitas. Masyarakat menuntut bahwa hasil pendidikan harus bermutu tinggi.
Untuk menyikapi tuntutan tersebut, maka salah satu langkah yang ditempuh oleh para pembuat kebijakan dan para perencana serta administrator pendidikan adalah dengan menerapkan gerakan konsep desentralisasi pendidikan dalam pengembangan sistem pendidikan nasional kita. Melalui penerapan konsep desentralisasi ini, maka penyerahan dan pelimpahan wewenang kontrol pengambilan kebijakan dan pembuatan keputusan dalam hal-hal yang meliputi aspek kurikulum, alokasi dan pemanfaatan sumberdaya, dan dalam beberapa kasus, prosedur penilaian siswa, serta keputusan-keputusan bidang ketenagaan, diserahkan sepenuhnya kepada sekolah sebagai pengguna dan pelaksana kegiatan pendidikan untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, sekaligus sebagai tempat yang paling dekat bagi siswa, orang tua dalam menyatakan kebutuhan utamanya dan memutuskan kebutuhan apa yang harus dipenuhi untuk mencapai tujuan sekolah, tanpa ada intervensi dari pihak pusat. Kesemuanya ini diharapkan bisa meningkatkan mutu pendidikan dengan menghasilkan para tenaga pendidik yang profesional dan peserta didik yang berkualitas sesuai harapan masyarakat.

Kata Kunci:
Desentralisasi, Pendidikan,
dan Profesionalitas Guru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: