LEARNING TWO LANGUAGES BUGIS AND MANADO MALAY AS NATURAL LANGUAGE ACQUISITION IN THE CONTEXT OF DEVELOPMENT OF CHILD BILINGUALISM A CASE STUDY IN MANADO

Oleh : Darsita

Abstrak

Seorang anak dapat mempelajari lebih dari satu bahasa dari lingkungan tempat ia dibesarkan. Nasib anak yang orang tuanya berpindah tempat dari satu wilayah ke wilayah lain dapat mengakibatkan anak menguasai banyak bahasa, dan ia tumbuh menjadi seorang dwibahasawan bahkan mungkin dwibudayawan. Pemerolehan bahasa seorang anak dwibahasawan dapat ditelusuri sejak ia mulai dapat berbicara, produksi ujaran pada anak seperti itu dapat ditinjau melalui tataran fonologi, lewat celoteh, perolehan leksikon lewat kosa kata, pemakaian morfem bahkan tata urut kata yang sering diujarkannya. Artikel ini menggambarkan pemerolehan bahasa anak yang bahasa ibunya bahasa Bugis dan orang tuanya berasal dari Bugis, lalu untuk waktu beberapa waktu lamanya, mereka berpindah ke Manado, selanjutnya, anak itu selain dapat berbahasa Bugis, ia juga belajar secara alami bahasa lain yakni bahasa Melayu Manado dari lingkungan tempat ia dibesarkan.
.
Kata Kunci:
Bahasa, pembelajaran, Anak didik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: