PERBEDAAN PENDIDIKAN ISLAM DAN PENDIDIKAN BARAT DARI SUDUT METODOLOGI KEILMUAN

Agustus 12, 2008

Oleh: Mustafa

Abstrak

Pemikiran dalam bidang ilmu tidak lepas dari status ontologi dan epistimilogi pengetahuan sehingga kerangka teori yang dibangun dengan hasil pemikiran tidak bias. Dalam bidang kajian pendidikan, objek kajiannya adalah manusia sebagai makhluk yang unik dan mempunyai potensi lahiriyah dan batiniyah (fitrah). Memang agak sulit untuk ditelusuri bila asumsi yang dipakai untuk manusia hanya sebatas kuasa material dalam pendidikan dengan tidak menelusuri aspek immaterial, apalagi sebatas memandang makhluk bebas dan sosial. Dan, kalau disimpulkan sebagai mahkluk immaterial semata jelas manusia bukan makhluk rohani. Oleh karena itu, dalam tulisan ini dicoba untuk mengklarifikasi perbedaan itu dari sudut pandang metodologi keilmuan Islam dan metodologi keilmuan Barat.

Kata Kunci:

Pendidikan Islam, Pendidikan Barat, Metodologi Keilmuan

Iklan

MANUSIA MENURUT AL-QUR’AN, FILSAFAT DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM

Agustus 7, 2008

Oleh : Mustafa

Pendahuluan

Manusia sebagai suatu sistem terdiri dari beberapa komponen sistem yang memiliki fungsi-fungsi tertentu yang antara satu dengan yang lainnya saling mempengaruhi dalam satu integritas yang kuat. Di sini manusia dipandang terdiri atas dua unsur kemanusiaan yaitu komponen psikologis dan fisiologis atau komponen rohani dan jasmani.
Pentingnya upaya merekonstruksi sistem pendidikan Islam dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia, disebabkan media pendidikan merupakan piranti yang paling ampuh dan efektif dalam mewarnai peradaban dan kepribadian manusia. Oleh karena itu landasan filosofis dalam sistem pendidikan sangat menentukan arah dan tujuan pendidikan pada suatu bangsa dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia.